Ketua Bidang Pemenuhan Hak Anak, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Reza Indragiri Amriel, mengatakan, sudah saatnya mengisi kekosongan hukum terhadap tindakan lesbian, gay, biseksual, dan transgender atau LGBT.

Hal itu, menurut Reza karena LGBT jelas merusak tatanan keluarga dan pantas disebut sebagai perbuatan makar serta terorisme. Oleh karena itu, gerakan LGBT menurut Reza harus dimasukkan ke dalam undang-undang tentang makar dan terorisme yang harus diberantas.

Menurut Reza, jika tidak mempunyai aturan hukum terhadap LGBT yang terjadi adalah persekusi, di mana orang-orang yang dianggap LGBT dihakimi ramai-ramai.

Menurut Reza, kaum LGBT yang mempertontonkan orientasi seksual menyimpang mereka secara terbuka, adalah satu tindakan yang pantas untuk dipidanakan dan sangat berbahaya. Hal itu bisa termasuk ke dalam kampanye yang bisa membahayakan generasi muda dan anak-anak.

(hidayatullah.com)