Rabu, 28 Dzulqo’dah 1437 H / 31 Agustus 2016 / 11;01
INDONESIA – Lajnah Pentashihan Mushaf Al Qur’an Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama menggelar seminar internasional Alquran. Seminar dibuka langsung Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin.
Dalam sambutannya, ia berharap seluruh peserta seminar dapat benar-benar membahas seksama kaidah penerjemahan Alquran, sehingga Kementerian Agama mendapatkan masukan berharga terutama terkait prinsipil. Menurut Lukman, masukan tersebut merupakan bekal penting bagi Kementerian Agama karena hendak merevisi terjemahan Alquran di Indonesia, yang sudah ada sejak tahun 1965.
Selain itu, Lukman juga menambahkan bahwa, Kehadiran pakar Alquran negara-negara Islam, diharapkan mampu memberikan masukan penting yang akan menjadikan mushaf standar Indonesia sebagai standar yang menjadi rujukan umat Islam.
Karenanya, ia mengingatkan kalau peluang untuk berdiskusi terbuka luas, tentu hasil kajian ulama tersebut merujuk kepada berbagai pertimbangan prinsipil. Berharap hal tersebut jadi salah satu rujukan umat Islam, terutama di Tanah Air.
Ia menegaskan, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama akan memfasilitasi ulama dan akademisi, demi mencapai kesepakatan tentang mushaf tafsir Al Qur’an yang hendak dilakukan. Maka itu, Lukman turut meminta Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama untuk aktif merangkul pendapat, termasuk dengan melibatkan masyarakat luas.

{Adin/Salamfm/Republika}

%d blogger menyukai ini: