Menteri Agama Fachrul Razi mengajak umat beragama termasuk kaum Muslimin untuk melakukan bersih-bersih rumah ibadah, terutama masjid.

Ajakan itu disampaikan Menag dalam upaya mencegah penyebaran virus corona jenis baru atau Covid-19 asal China yang telah masuk ke Indonesia.
Menag mengimbau agar pelaksanaan ritual keagamaan yang dilakukan seluruh umat beragama dibarengi dengan peningkatan tindakan kewaspadaan terhadap penyebaran virus corona.

Bersih-bersih masjid antara lain menurut Menag yaitu dengan menggulung dan menyisihkan sementara semua karpet yang ada di tempat ibadah dan menyemprot seluruh ruangan dengan desinfektan.
Menag pun mengimbau masyarakat agar untuk sementara waktu tak melakukan kontak fisik seperti berjabat tangan, berpelukan dengan menempelkan pipi dan aktifitas kontak fisik lainnya. Menurutnya, hal ini dilakukan guna saling menjaga dan membatasi potensi penyebaran Covid-19.

Menag juga mengimbau para pengurus masjid dan rumah ibadah lainnya agar melakukan upaya-upaya preventif pencegahan penyebaran Covid-19. Selain dengan menyemprotkan disinfektan, juga menyiapkan sabun di tempat yang mudah dijangkau, seperti tempat mengambil air wudlu, toilet, dan lainnya. Kalau memungkinkan, pengurus masjid menyiapkan alat deteksi tubuh dan hand sanitizer bagi jamaah.

Menag pun berpesan agar umat Islam selalu menjaga dan memastikan kondisi tubuhnya dalam keadaan sehat. Menag meminta agar aktivitas peribadahan sedapat mungkin tidak memakan waktu yang panjang. Selain itu, ia meminta agar pesan-pesan dalam ceramah dai atau khutbah juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan. (Hidayatullah/Adin)

%d blogger menyukai ini: