Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dalam kunjungan kerja ke Kabul menyatakan dukungan Indonesia bagi proses perdamaian di Afghanistan. Keterangan itu disampaikan dalam keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri yang diterima di Jakarta, Ahad kemarin.

Menlu Retno melakukan 10 rangkaian pertemuan di Kabul. Ia melakukan kunjungan selama 11 jam di Kabul setelah menghadiri penandatangan kesepakatan untuk perdamaian di Afghanistan pada Sabtu sebelumnya di Doha, Qatar.

Dalam rangkaian kegiatan di Kabul, Menlu Retno menegaskan bahwa Indonesia mendukung sepenuhnya perdamaian di Afghanistan.

Presiden Ashraf Ghani menyampaikan apresiasi yang besar terhadap komitmen Indonesia. Apresiasi diberikan atas perhatian dan berperan besar dalam mendorong perdamaian di Afghanistan.

Presiden Ghani selanjutnya menyebutkan langkah lanjutan yang sangat penting, yaitu dialog internal afghanistan. Dia menegaskan bahwa dialog tersebut harus inklusif dan melibatkan semua pihak di Afghanistan.

Dalam pertemuan tersebut, Menlu Retno kembali menyampaikan fokus Indonesia untuk membangun dua elemen penting dalam proses perdamaian di Afghanistan. Dua elemen penting tersebut yaitu peran ulama dan pemberdayaan perempuan di Afghanistan dalam mendorong perdamaian di Afghanistan.

Pada 2018, Indonesia telah menjadi tuan rumah Pertemuan Trilateral Ulama Afghanistan-Indonesia-Pakistan. Tahun ini, menurut Retno, Indonesia akan kembali menggelar konferensi ulama Indonesia dan Afghanistan untuk memperkokoh peran Ulama dalam menjaga keberlanjungan proses perdamaian di Afghanistan. (Republika/Adin)

%d blogger menyukai ini: