Tarbiyatul Aulad – Pembaca yang semoga dirahmati Alloh, pada kesempatan kali ini kita akan kembali melanjutkan pembahasan mengenai “Mendidik anak dengan kalimat tauhid”.

Pada edisi yang lalu sudah dijelaskan mengenai “Menerapkan ketauhidan kepada anak-anak kita adalah hal yang pertama yang paling penting untuk kita tanamkan di dalam qolbu anak-anak kita. Karena sesungguhnya semua itu pula akan membawa kebaikan dan keberkahan bagi kita sendiri selaku kedua orang tuanya nanti. Adapun kelanjutannya.…

Hal utama yang harus diajarkan pada anak adalah mengenalkan definisi tauhid. Kenalkan pada mereka bahwa tauhid adalah keyakinan tentang keesaan Alloh ‘Azza wa Jalla dalam Rububiyah-Nya, yaitu tentang semua penciptaan-penciptaan Alloh ‘Azza wa Jalla, mengikhlaskan ibadah hanya kepadaNya, serta menetapkan nama-nama dan sifat-sifat kesempurnaan bagiNya.

Pelajaran pertama adalah mengenalkan tauhid rububiyah pada anak, yaitu bahwa Alloh ‘Azza wa Jalla yang Maha Pencipta, bahwa Alloh ‘Azza wa Jalla yang menciptakan dunia dan langit beserta isinya, dan juga yang lainnya. Kenalkan bahwa inti dari tauhid rububiyah adalah keyakinan tentang keesaan Alloh ‘Azza wa Jalla di dalam perbuatan-perbuatanNya. Berikut ini beberapa tips buat kita sebagai orang tua untuk mengenalkan rububiyah Alloh ‘Azza wa Jalla kepada anak-anak kita diantaranya,

Yang pertama. Tanamkan keyakinan bahwa Alloh ‘Azza wa Jalla adalah satu-satunya pencipta seluruh makhluk. Hal ini sebagaimana Firman Alloh ‘Azza wa Jalla,

Artinya, “Alloh pencipta segala sesuatu, dan Alloh Maha pemelihara atas segala sesuatu”. (QS. Az-Zumar : 62)

Dengan cara yang pertama ini, Kita bisa mengatakan pada si kecil, dengan berkata “Sayang, segala sesuatu di dunia ini yang menciptakan hanya Alloh Ta’alaa semata. Bumi, langit, lautan, matahari, bulan dan bintang, serta kita semua ini ciptaan Alloh Ta’alaa. Tidak ada yang bisa menciptakan semua itu kecuali Alloh Subhanahu wa Ta’alaa”.

Yang kedua. Tanamkan bahwa Alloh lah Pemberi Rizki kepada seluruh manusia dan makhluk lainnya. Sebagaimana firman Alloh ‘Azza wa Jalla,

Artinya, “Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Alloh lah yang memberi rezekinya”. (QS. Hud : 6)

Dengan cara yang kedua ini, kita selaku orang tuanya mengatakan pada anak bahwa Alloh ‘Azza wa Jalla berkuasa Memberi Rezeki kepada semua makhlukNya. Manusia, burung-burung, ikan di lautan, hewan ternak dan hewan melata yang kecil, semua diberi rezeki oleh Alloh ‘Azza wa Jalla. Selain itu, sampaikan pula pada anak untuk senantiasa mengucapkan terima kasih bila mendapatkan sesuatu dari seseorang, dan jangan lupa untuk membiasakan anak bersyukur dengan mengucapkan “Alhamdulillah”. Berikan pengertian pada anak bahwa yang memberi rezeki adalah Alloh ‘Azza wa Jalla semata, dan orang yang memberikan sesuatu hal kepada si anak adalah sebagai perantara saja.

Yang ketiga. Tanamkan pula bahwa Alloh ‘Azza wa Jalla adalah penguasa dan pengatur segala urusan alam, yang meninggikan lagi menghinakan, menghidupkan lagi mematikan, memperjalankan malam dan siang serta yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Sebagaimana Alloh ‘Azza wa Jalla berfirman di dalam Qur’an Surat Ali-Imronayat 26 sampai 27, yang artinya,

Artinya, “Katakanlah (Muhammad), “Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebijakan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati dan Engkau keluarkan yang mati dari yang Hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa batas”. (QS. Ali Imron : 26-27)

Sampaikanlah pada anak kita, bahwa segala urusan di alam ini yang mengatur keseluruhannya adalah Alloh ‘Azza wa Jalla, tidak ada yang lain. Yang meninggikan maupun yang menghinakan, juga yang menghidupkan serta mematikan adalah Alloh ‘Azza wa Jalla. Sampaikan pula bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini, sudah digariskan oleh Alloh ‘Azza wa Jalla.

Pada dasarnya manusia diciptakan dengan fitrahnya yang mengakui tauhid rububiyah ini, sehingga bila ditanamkan sejak kecil, insyaa Alloh anak akan mudah menerimanya. Kalau kita menanamkan tauhid rububiyah maka seorang anak akan mengimani tiga hal, yaitu :

Yang pertama. Beriman kepada perbuatan-perbuatan Alloh ‘Azza wa Jalla secara umum seperti mencipta, memberi rezeki, menghidupkan dan mematikan, dan lainnya.

Yang kedua. Beriman kepada qodho dan qadar Alloh ‘Azza wa Jalla.

Yang ketiga. Beriman kepada keesaan zatNya.

Pembaca yang semoga dirahmati Alloh, demikianlah pembahasan kita pada edisi kali ini, semoga menjadi motivasi bagi kita untuk lebih memperhatikan dalam pendidikan anak kita, karena pada gilirannya semua itu manfaatnya untuk kebaikan diri kita sendiri di dunia dan akhirat nanti. Semoga Alloh ‘Azza wa Jalla menganugerahkan kepada kita isteri-isteri dan keturunan kita sebagai aset kebahagiaan kita di dunia maupun di akhirat kelak. Wallohu a’lam… (red/admin)

%d blogger menyukai ini: