Palestina – Meski situasi di Jalur Gaza masih bergejolak dan pintu perbatasan Gaza–Israel untuk masuk barang ditutup akibat konflik terkini, pembangunan tahap 2 Rumah Sakit Indonesia terus berlanjut. Dengan donasi rakyat Indonesia, besi beton senilai lebih dari 82 ribu dolar atau setara lebih dari 1,1 Milyar rupiah, tiba di lokasi pembangunan Rumah Sakit Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Edy Wahyudi, Site Manager Pembangunan Tahap 2 Rumah Sakit Indonesia di Gaza.

Edi bersyukur, di tengah situasi Gaza yang memanas dan adanya penutupan pintu perbatasan untuk material, pihaknya masih bisa mendapatkan besi beton yang memang sangat dibutuhkan. Besi beton berbagai ukuran yang dipesan bisa dipenuhi oleh supplier. Ia menyebutkan bahwa semuanya sudah dikirim dan tiba di lokasi RS Indonesia, di Bait Lahiya, Gaza Utara.

Menurutnya, besi beton akan digunakan untuk pembuatan kolom lantai 3 dan 4 Rumah Sakit Indonesia yang saat ini sedang berjalan.

Dengan penambahan dua lantai, kapasitas rawat inap Rumah Sakit Indonesia diharapkan bisa bertambah sebanyak 100 tempat tidur, sehingga total kapasitas rawat inap seluruhnya di menjadi 200 tempat tidur. (republika/admin)

%d blogger menyukai ini: