Sebuah masjid yang dibangun masyarakat lokal Turki di Bremen, Jerman mengalami aksi vandalism, yakni pelemparan potongan babi dari pelaku tidak dikenal pada Sabtu (18/03) lalu.

Dilansir laman Daily Sabah, Senin kemarin, tersangka aksi vandalisme ini melemparkan telinga dan kaki babi ke halaman Masjid Yeni Fatih.

Pelemparan potongan babi ke masjid ini jelas sebagai bentuk penghinaan karena babi di dalam Islam najis dan Muslim dilarang untuk memakannya.

Kepolisian Jerman diminta dapat menemukan pelaku sesegera mungkin.

Komite parlemen Turki yang melakukan penelusuran, menemukan adanya 297 serangan yang terjadi pada rentang tahun 2001 sampai 2014. Sebagian besar dari serangan tersebut memang menargetkan masjid Turki. Polisi Jerman dikritik keras karena gagal mengidentifikasi para tersangka yang bertanggung jawab.

(Islampos.com)

%d blogger menyukai ini: