JAWA TENGAH. Ketua MUI Kabupaten Banyumas, Khariri Shofa menyampaikan keprihatinannya atas kejadian yang terjadi di Desa Buniayu, Kecamatan Tambak. Pihaknya pun meminta agar semua umat islam tidak mudah terprovokasi atas kejadian yang terjadi. Hal ini disampaikan Khariri saat mengikuti rapat terbatas bersama Bupati Banyumas di Ruang Joko Kaiman, Kompleks Pendopo Bupati Banyumas, Kamis kemarin.

Khariri juga meminta agar semua pihak dapat menahan diri dan menyikapi permasalahan ini dengan kepala dingin. Jangan sampai, lanjut Khariri, ada yang melangkah sendiri atau berspekulasi dengan kasus ini.

Khariri sendiri meminta semua pihak dari ormas islam, untuk bisa mengendalikan anggotanya dan masyarakatnya agar jangan sampai melangkah sendiri-sendiri.

Diberitakan sebelumnya, Masjid Daarussalam di Desa Buniayu, Kecamatan Tambak, Banyumas diacak-acak orang tak dikenal, Kamis pagi. Selain itu ada beberapa lokasi dirusak oleh orang yang masih misterius. Di antaranya rumah pengasuh TPA Daarussalam yang dilempar batu, dan pohon-pohon yang ditanami santri ditebas. Polisi masih menyelidiki kasus ini. (Detik/Adin)