Presiden Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas mengumumkan bahwa pimpinan Palestina akan membekukan semua kontak dengan Israel, karena demonstrasi massal mengenai tindakan keamanan Israel di komplek Al-Aqsha.

Dalam pidato singkatnya di televisi pada hari Jumat (21/07/2017) yang lalu Abbas mengatakan, semua kontak resmi akan dihentikan sementara sampai Israel mencabut semua detektor logam yang dipasang di Al-Aqsha pekan lalu.

Para pemimpin Muslim menuduh detektor logam tersebut merupakan bagian dari upaya Israel yang diakui untuk memperluas kontrol atas Al-Aqsha walau Israel membantah tuduhan tersebut.

Israel berdalih bahwa perangkat tersebut diperlukan untuk mencegah lebih banyak serangan. Namun, banyak yang memandang langkah tersebut merupakan pelanggaran terhadap status quo, yang memberi umat Islam kontrol religius atas Al-Aqsha.

(Kiblat.net)

%d blogger menyukai ini: