Badan Reserse Kriminal atau Bareskrim Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia hingga kini sedang menyelidiki kasus dugaan penghinaan terhadap ulama dan hadis nabi oleh Ade Armando.

Divisi Humas Polri Mohammad Iqbal mengatakan, bila dalam penyelidikan ini ditemukan bukti pidana, maka pihaknya akan meningkatkan ke tahap penyidikan.

Menurut Iqbal ada kemungkinan kasus ini dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Sebab, saat ini Polda Metro Jaya juga sedang menyidik kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi elektronik yang melibatkan Ade Armando.

Sebelumnya, Ade Armando dilaporkan ke Bareskrim Polri pada 28 Desember 2017. Ade diduga melakukan tindak pidana ujaran kebencian terkait dengan SARA dengan mengunggah foto para ulama mengenakan atribut Natal.

Sementara pada 29 Desember 2017 Ade Armando dilaporkan ke Kepolisian Daerah Metro Jaya. Ade dianggap memprovokasi umat beragama di Tanah Air dengan status bermuatan SARA di Facebook.

(islampos.com)