Pers Palestina telah menjadi sasaran pelanggaran lebih dari 50 kasus selama Januari, 36 di antaranya dilakukan oleh pendudukan Israel dan 21 oleh otoritas Palestina.

Laporan tersebut dikeluarkan oleh Pusat Pembangunan dan Kebebasan Pers Palestina, mengatakan bahwa pelanggaran terhadap kebebasan pers Palestina meningkat pada Januari, dibandingkan dengan Desember tahun lalu.

Menurut laporan itu, pendudukan Israel melakukan 22 pelanggaran terhadap kebebasan pers Palestina di Tepi Barat dan Yerussalem yang sedang diduduki, sementara 14 lagi dilakukan di Jalur Gaza.Dalam beberapa kasus, wartawan ditembak oleh tentara Israel di tempat.

Laporan itu mengungkapkan bahwa pendudukan Israel telah menggunakan 11 jurnalis Palestina sebagai perisai manusia dalam dua insiden terpisah di Tepi Barat yang diduduki.

Dua belas pelanggaran terhadap jurnalis Palestina dilakukan oleh otoritas Palestina di Tepi Barat yang diduduki selama periode yang sama

(moslemtoday.com)

 

%d blogger menyukai ini: