Pemerintah Pakistan telah meminta bantuan Facebook dalam proses perlawanan terhadap konten penistaan yang diunggah warga negaranya.

Permintaan itu diungkapkan Menteri Dalam Negeri Pakistan Chaudhry Nisar setelah Perdana Menteri Nawaz Sharif menyuarakan dukungannya terhadap aksi melawan konten yang menista agama di media sosial.

Nisar mengatakan Facebook dan semua penyedia jasa lainnya harus membagi semua informasi mengenai orang-orang di balik konten penistaan ini kepada pihaknya.

Selain Facebook, Nisar mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk berkoordinasi dengan Badan Investigasi Federal Amerika Serikat.

Menanggapi permintaan pemerintah Pakistan, Facebook menyatakan selalu meninjau permintaan pemerintah dengan kehati-hatian mengingat perusahaan pimpinan Mark Zuckerberg itu bertujuan melindungi privasi dan hak-hak para pengguna.

Facebook sendiri belum mengonfirmasi apakah mereka akan mengirim delegasi ke Pakistan untuk menangani ‘konten penistaan’ sebagaimana diminta pemerintah Pakistan tersebut.

(Islampos.com)

%d blogger menyukai ini: