Jumlah korban tewas akibat ledakan yang terjadi Mogadishu, Somalia itu telah menembus 80 jiwa lebih. Sedangkan korban luka diperkirakan mencapai 250 orang.

Pada Ahad (15/10/2017) kemarin, Presiden Mohamed dalam sebuah pernyataan yang diposting di akun Twitter resmi kepresidenan, mengatakan, bahwa pihaknya akan menggelar tiga hari berkabung untuk korban yang tidak bersalah, bendera akan dinaikkan setengah tiang.

Menurut keterangan penduduk setempat, ledakan bom truk ini menjadi serangan yang paling mengerikan yang mereka saksikan di Mogadishu. Penduduk setempat juga diminta untuk membantu mengevakuasi korban serangan tersebut.

Sejauh ini, tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Ledakan ini juga turut merusak sejumlah bangunan penting. Sedangkan Walikota Thabit Abdi Mohammed meminta penduduk untuk mendonorkan darahnya, karena terbatasnya stok darah di rumah sakit untuk korban ledakan.

Perlu diketahui, ledakan truk itu terjadi 48 jam setelah menteri pertahanan dan panglima militer mengundurkan diri dari jabatan mereka tanpa penjelasan.

(kiblat.net)

%d blogger menyukai ini: