Setelah adanya tuntutan hukum yang menyatakan bahwa kepolisian New York melanggar hak-hak Muslim, pemerintah kota tersebut telah mencapai kesepakatan dengan Departemen Kepolisian.

Departemen Kepolisian New york kini membolehkan polisi Muslim untuk memelihara jenggot yang lebih panjang. Hal ini sebagaimana diungkapkan juru bicara Departemen Hukum Kota pada hari Ahad (14/01/2018) kemarin.

Penyelesaian tersebut, yang terjadi pada tanggal 2 Januari 2018 di Pengadilan Federal Manhattan, diawali pada sebuah kasus di bulan Juni 2016. Masood Syed, seorang polisi Muslim mengajukan tuntutan hukum terhadap kepolisian New York yang melarangnya bekerja karena memelihara jenggot lebih dari satu milimeter.

Menurut Syed, panjang tidaknya jenggot tidak ada pengaturan yang jelas di kepolisian New York, sehingga alasannya memelihara jenggot yang lebih panjang karena faktor agama bisa merupakan bentuk diskriminasi.

Sesaat setelah tuntutannya diajukan, Kepolisian New york mengijinkannya kembali bekerja dan meluncurkan tinjauan internal kebijakan tentang jenggot.

(muslimdaily.net)