INDONESIA. Kementerian Agama meluncurkan laporan tahunan kehidupan keagamaan 2018 di Morrissey Hotel, Jakarta Pusat.Laporan tersebut mencakup aspek-aspek yang menjadi tanggung jawab kementerian itu.Di antaranya adalah bimbingan masyarakat agama, aliran keagamaan, kerukunan antarumat beragama, serta haji, umroh dan produk halal.

Acara tersebut menghadirkan beberapa narasumber. Di antaranya adalah Kepala Balitbang-DiklatKemenag, Abdurrahman Mas’ud, Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Keagamaan Internasional, Siti RuhainiDzuhayatin, dan Ketua Komisi Infokom Majelis Ulama Indonesia, Asrori S Karni.

Mas’ud mengatakan, dengan adanya laporan tahunan itu, potret kehidupan keagamaan masyarakat Indonesia selama 2018 dapat terpetakan.

Hal yang membuat dirinya bangga, laporan tahunan ini sudah menjadi referensi bagi pemerintah ataupun pihak-pihak berkepentingan lainnya, baik dalam forum nasional maupun internasional, yang berbicara tentang kehidupan keagamaan masyarakat di Indonesia.

Menurut Mas’ud, upaya ini perlu ditingkatkan kualitasnya sesuai dengan perkembangan masyarakat. Dalam kesempatan ini, dia pun mengajak seluruh pihak untuk terus berpartisipasi dalam memperkuat kerukunan antarumat, terutama dalam membangun sikap saling memahami. (Khazanah.republika/Adin)

 

%d blogger menyukai ini: