Arakan Rohingya Salvation Army, Gerakan Perlawanan Muslim Rohingya kembali melakukan aksi perlawanan. Setelah sekian lama tak tersiar kabarnya, Arakan Rohingya Salvation Army atau ARSA kembali bergerilya dan melakukan perlawanan terhadap militer Myanmar di bagian utara Maungdaw, Rakhine. Hal itu sebagaimana diungkapkan ARSA dalam keterangan resminya pada hari Sabtu (06/01/2018) kemarin.

Laporan Reuters juga menyebutkan bahwa Arakan Rohingya Salvation Army menyerang truk militer Myanmar. Sedangkan menurut keterangan pejabat militer, serangan tersebut dilakukan oleh 20 orang yang tiba-tiba muncul dari balik pegunungan.

Berdasarkan pernyataannya, ARSA menegaskan bahwa perjuangan mereka belum selesai. Mereka menjalankan aksinya demi membela hak-hak Rohingya yang selama ini tertindas di Myanmar. Namun, Myanmar menyebut mereka sebagai teroris.

(kiblat.net)

%d blogger menyukai ini: