Kejaksaan Tinggi Otoritas Palestina, Senin (29/05/2017) kemarin memutuskan memberlakukan peraturan yang menghukum orang-orang yang terbukti secara sengaja berbuka di siang hari di bulan Ramadhan dan melakukannya terang-terangan. Vonis yang dikenakan berupa hukuman satu bulan penjara atau membayar denda.

Dia menjelaskan bahwa peraturan ini sudah tercantum dalam undang-undang dasar Palestina. Para pelanggar kesucian bulan Ramadhan secara terang-terangan dihukum pidana satu bulan penjara atau denda.

Polisi akan menangkap setiap pelaku yang terbukti melakukan tindakan tersebut dan menginterogasinya. Namun Tamimi menunjukkan bahwa masyarakat Palestina sangat jarang terkena pelanggaran seperti ini.

Sebelumnya, polisi Palestina mengatakan dalam pernyataannya bahwa pihaknya menangkap sedikitnya tiga orang di Hebron, selatan Tepi barat. Mereka terbukti melakukan perbuatan yang menodai kesucian bulan Ramadhan.

(Kiblat.net)

%d blogger menyukai ini: