Ahad, 13 Rabiul-Akhir 1437 H / 24 Januari 2016

TURKI – Seorang wartawati kantor berita Turki, Anadolu News Agency, dilarang ikut meliput kegiatan pleno parlemen Eropa bersama Menteri Turki untuk Eropa Volkan Bozkir. Bahkan pihak keamanan Parlemen Eropa meminta agar foto diidentitas wartawati tersebut tidak menggunakan jilbab saat meliput agenda parlemen Eropa.

Wartawati Anadolu pun menolak permintaan tersebut dengan alasan pernah menghadiri sesi Parlemen Eropa 2014 dan tidak pernah ada aturan seperti ini.

Petugas keamanan parlemen Eropa juga memaksa seorang juru kamera berita Turki TRT, Haber untuk menghapus semua rekaman video penolakan wartawati karena menggunakan jilbab tersebut. Petugas keamanan juga mengancam mencabut hak peliputan wartawan Turki bersama menarik kamera TRT.

[Adin/Salamfm/Suara Islam Online]

%d blogger menyukai ini: