Departemen Pertahanan Amerika Serikat atau Pentagon dilaporkan akan mengirimkan 1.000 pasukan tambahan ke Afghanistan, dalam rangka operasi militer terbaru di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump.

Mereka dijadwalkan tiba di Afghanistan pada awal bulan Februari 2018 mendatang untuk bergabung dengan 13.000 pasukan Amerika serikat lainnya yang bertugas sebagai penasihat tempur Pasukan Keamanan Nasional Afghanistan.

Pentagon merencanakan penambahan jumlah personel militernya di Afghanistan pada musim semi mendatang, dimana musim pertempuran akan dimulai.

Tidak hanya personel militer, Pentagon juga berencana untuk mengirim lebih banyak helikopter, kendaraan darat, artileri dan peralatan militer lainnya ke Afghanistan, termasuk dukungan udara serta intelijen, pengawasan dan pengintaian.

(eramuslim.com)