Gerakan Islam Hamas dikabarkan telah khawatir terhadap apa yang dinyatakan presiden Otoritas Palestina, Mahmud Abbas. Pasalnya, Abbas menyatakan bahwa ia telah minta 22 persen saja dari wilayah Palestina yang bersejarah. Sementara sisanya dipersilahkan untuk Israel.

Juru bicara Hamas, Fauzi Barhum menganggap pernyataan Abbas ini sebagai kejahatan nasional. Bahkan pernyataan Abbas ini adalah bukti pemberangusan secara brutal terhadap hak-hak bangsa Palestina.

Barhum menegaskan bahwa hak bangsa Palestina di negaranya adalah hak legal, tidak ada seorang pun yang dapat menganulir hak ini, walau hanya sejengkal.

Barhum juga menegaskan bahwa pernyataan Abbas tersebut menuntut semua bangsa Palestina untuk melawan semua proyek penjajahan Israel serta penyia-nyiaan terhadap hak-hak bangsa Palestina.

(Islampos.com)

%d blogger menyukai ini: