Seperti dilansir Anadolu, menurut laporan media “Israel”, otoritas “Israel” berencana memperluas pemukiman Yahudi yang dibangun secara ilegal di wilayah Palestina yang diduduki.

Laporan media “Israel” pada Ahad (08/10/2017) kemarin mengatakan, bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu akan menyetujui pembangunan sekitar 4.000 rumah di seluruh Tepi Barat.

30 rumah baru akan dibangun di Hebron, kota terbesar di Tepi Barat.

Pekan lalu Netanyahu menjanjikan ribuan rumah baru kepada pemukim Yahudi saat berkunjung ke pemukiman ilegal Ma’ale Adumim di dekat Yerusalem Timur yang diduduki.

Ada lebih dari 200.000 pemukim ilegal Yahudi di Yerusalem Timur yang diduduki dan lebih dari 400 di Tepi Barat. Menurut hukum internasional, semua pemukiman Yahudi dan kegiatan pembangunan di wilayah tersebut adalah ilegal.

Sejak Januari 2017, “Israel” mengumumkan rencana untuk membangun lebih dari 6.000 rumah di wilayah-wilayah pendudukan.

(arrahmah.net)

%d blogger menyukai ini: