Proyek permukiman Israel di kota Al-Quds dilakukan dengan menggusur rumah-rumah Palestina dan pengusiran warga Palestina. Hal ini diungkapkan Kepala Lembaga Anti Tembok Rasial Dan Permukiman, Walid Assaf.

Menurut Assaf, Israel telah melakukan 300 penggusuran di kota Al-Quds, dari lebih 600 penggusuran yang terjadi di semua wilayah Palestina. Penjajah Israel juga bekerja untuk mengisolasi Al-Quds lewat penggusuran.

Assaf menyebutkan bahwa kebijakan Israel dalam penggusuran telah beralih dari penggusuran individu menjadi kolektif. Israel menerbitkan instruksi penggusuran terhadap 7 desa Palestina di al-Quds.

Menurut Assaf, tahun 2019 pihaknya mampu mencegah penggusuran dan pengosongan desa tersebut, dan tidak ada warga yang diusir. Komite perlawanan rakyat telah berhasil menghentikan rangkaian pengusiran paksa, dan sukses menggelar aksi unjuk rasa selama 6 bulan di Khan Ahmar untuk menggagalkan rencana penggusuran tersebut. (Melayu/Adin)