Komite perencanaan dan pembangunan kota Israel menyetujui pembangunan puluhan apartemen permukiman di lokasi bersejarah Abu Tor, Al-Quds Timur.

Proyek ini disinyalir akan mengancam territorial sejarah di Kota Tua, terutama di atas bukit Abu Tor yang langsung menghadap ke Kota Tua.

Seperti dilansir surat kabar berbahasa Ibrani, Haaretz, menyatakan bahwa situs Kota Tua di atas bukit Abu Tor merupakan wilayah suci bagi umat Islam dan Kristen, yang sangat sensitif dan memiliki kepekaan terhadap pemandangan sejarah.

Tercatat kini masih terdapat sisa-sisa arkeologi di daerah itu, juga sejumlah gereja dan vihara Abu Tor yang telah ada sejak Perang Dunia Kedua.

(eramuslim.com)