Warga di perbatasan Gaza mengalami penderitaan yang masih berlanjut akibat dari penjajahan Israel. Serangan dan bombardir Israel telah meluluhlantahkan hampir seluruh wilayah Palestina.

Saat ini Israel telah melakukan blokade jalan menuju ke wilayah Gaza. Pemblokiran itu melarang setiap negara asing melintasi Gaza. Sehingga warga Gaza mengalami kesulitan makanan hingga obat-obatan.

Dilansir Kementrian Kesehatan Jalur Gaza Palestina, setiap harinya terdapat 165 bayi yang lahir di Gaza. Hal tersebut berarti sekitar 5 ribu bayir lahir di jalur Gaza setiap bulannya.

Dengan tingginya angka kelahiran bayi di Gaza namun kurangnya fasilitas yang mendukungnya, warga Indonesia berkoordinasi dengan Rumah Sakit Ash-Shifa, dengan mengadakan Program Bantuan Perlengkapan Ibu Melahirkan dan bayi untuk dikirimkan ke Gaza.

Melalui Kementerian Kesehatan Gaza dan Rumah Sakit Ash-Shifa Gaza City uang yang terkumpul langsung dibelanjakan peralatan dan barang kebutuhan untuk ibu melahirkan dan bayi di Gaza.

(Islampos.com)

%d blogger menyukai ini: