Sabtu, 18 Jumadil Awwal 1437 H / 27 Februari 2016

RAMALLAH – Menteri Luar Negeri, Retno LP Marsudi mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia akan segera membuka konsulat kehormatan di Ramallah, Tepi Barat, Palestina.

Retno mengungkapkan, bahwa saat ini pihaknya masih menyelesaikan persoalan perizinan di Palestina. Meski demikian, dia menegaskan tidak ada hambatan berarti dalam proses tersebut.

Rencananya, konsulat kehormatan di Ramallah akan dipimpin oleh seorang perempuan Palestina, lansir Antara.

Direktur Jenderal Multilateral Kementerian Luar Negeri, Hasan Kleib mengatakan, Pembukaan konsulat kehormatan di Ramallah ini merupakan upaya maksimal untuk menegaskan keberadaan Indonesia di Palestina. Hasan juga menjelaskan bahwa konsul perempuan yang belum disebutkan namanya itu tidak akan menangani urusan politik atau proses perdamaian dengan Israel.

Saat menjadi tuan rumah 60 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA), April 2015 lalu, Indonesia dan negara peserta konferensi lainnya menghasilkan Deklarasi untuk Palestina. Dokumen tersebut berisi dukungan terhadap bangsa Palestina untuk memperoleh kemerdekaan sejati.

Indonesia juga mendukung pengibaran bendera Palestina sebagai negara pengamat di Markas Besar PBB pada 30 September 2015.

Dalam pertemuan bersama Menlu Palestina Riyad al-Maliki di Jakarta pada akhir tahun lalu, Retno mengatakan otoritas Palestina sudah menyetujui calon konsul kehormatan Indonesia.

{Adin/Salamfm/Arrahmah}

 

%d blogger menyukai ini: