Hampir sejuta pengungsi Rohingya telah berada di Bangladesh setelah meninggalkan kekerasan di Myanmar. Bangladesh merasa kewalahan dengan situasi tersebut.

Duta Besar Bangladesh di PBB Shameem Ahsan pun mendesak Myanmar agar menerima kembali para pengungsi tersebut. Bangladesh menegaskan, pihaknya sudah mengalami situasi yang tak bisa dipertahankan karena setiap hari ribuan pengungsi terus memasuki negara tersebut. Hal itu sebagaimana dikutip Reuters hari Senin (23/10/2017) yang lalu.

Menteri Dalam Negeri Bangladesh berada di Yangon, Senin kemarin, untuk membahas solusi bagi masalah tersebut dengan Pemerintah Myanmar.

Meski demikian, menurut Ahsan, Myanmar terus menyebut Rohingya sebagai imigran ilegal dari Bangladesh. Myanmar menganggap Rohingya tak memiliki kewarganegaraan, meski keluarga mereka telah tinggal di negara itu selama beberapa generasi.

(islampos.com)

%d blogger menyukai ini: