Doha, Qatar – Putaran kelima negosiasi antara perwakilan Amerika Serikat, yang dipimpin oleh Zalmay Khalilzad, dan perwakilan Taliban, yang dipimpin oleh Mullah Abdul Ghani Paradar, di Doha masih berlangsung pada Ahad kemarin. Negosiasi ini telah berlangsung dua pekan.

Tidak ada informasi resmi tersedia tentang kemajuan dalam negosiasi yang dibuka pada 25 Februari lalu itu. Negosiasi digelar tertutup di salah satu hotel di ibukota Qatar, Doha.

Juru bicara biro politik Taliban, Muhammad Suhail Shahin, mengatakan bahwa pihaknya melihat perjalanan positif dalam putaran negosiasi kelima ini. Ia mengungkapkan, perjalanan negosiasi mencapai kemajuan terhadap dua persoalan yang dibicarakan.

Sementara itu, sumber yang dekat dengan negosiasi di Doha mengatakan terjadi perbedaan pandangan alot antara delegasi Amerika dan Taliban. Pihak Amerika berupaya keras mendorong Taliban menerima pembentukan delegasi Afghanistan untuk negosiasi yang menggabungkan seluruh faksi, termasuk pihak pemerintah, sebelum membicarakan tanggal penarikan pasukan Amerika. Namun Taliban menolak hal itu dengan tegas. Mereka beralasan bahwa persoalan itu masuk dalam urusan internal sesama orang Afghanistan.

Negara Qatar, yang memegang peran mediasi, menganggap putaran pembicaraan antara Amerika Serikat dan Taliban saat ini sebagai perkembangan penting dalam pembicaraan damai di Afghanistan. Doha berharap pembicaraan mencapai hasil yang diinginkan untuk perdamaian dan stabilitas di Afghanistan. (kiblat/admin)