Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, kembali menunjukkan kepedulian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan melepas 65 orang yang tergabung dalam satgas terpadu penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla Riau.

Anies mengatakan, kepedulian Jakarta terhadap daerah-daerah yang terdampak bencana merupakan bentuk persaudaraan.

Hal itulah juga telah dilakukan Pemprov DKI saat membantu penanggulangan bencana di daerah-daerah lainnya, seperti gempa di Nusa Tenggara Barat dan gempa-tsunami di Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu.

Anies menjelaskan, tim pertama itu terdiri dari 65 petugas yang berasal dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan sebanyak 25 orang, Dinas Kesehatan sebanyak 10 orang, BPBD sebanyak 5 orang, Dinas Sosial sebanyak 10 orang, tim relawan Jakarta sebanyak 10 orang, serta tim pendukung sebanyak 5 orang.

Keseluruhan tim gelombang pertama ini akan difokuskan penanggulangannya ke daerah Riau. Nantinya, jika diperlukan akan menyusul tim gelombang selanjutnya ke daerah lain tergantung kebutuhan penanggulangan karhutla.

Dalam sambutannya saat pelepasan petugas di kawasan Monas, Anies berpesan para petugas agar tidak memandang tugas ini sebagai pengorbanan. Namun menerima penugasan tersebut sebagai kehormatan.

Para petugas itu, jelasnya, mendapatkan kehormatan untuk mewakili Ibukota dan semua warga Jakarta untuk ikut memadamkan api dan ikut membantu menyelamatkan saudara sebangsa dari bencana asap.

Ia meminta para petugas tersebut agar selama bertugas tetap mengikuti koordinasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB.

Anies pun mengingatkan bahwa kondisi di Riau tidak mudah, paparan asap ada di mana-mana. Oleh karena itu, para petugas diimbau agar menjaga kesehatan dengan baik, memastikan kondisi diri selalu fit, sampai saat nanti kondisi di Riau teratasi, dan para petugas kembali ke Jakarta dengan tetap sehat.

Diketahui, hingga saat ini kabut asap masih menyelimuti Kepulauan Riau akibat karhutla. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta, Subejo, menyatakan, para petugas yang dikirimkan Pemprov DKI Jakarta itu akan bertugas selama 10 hari. (Hidayatullah/Adin)

 

%d blogger menyukai ini: