Kejahatan kebencian anti-Muslim di Jerman meningkat pesat pada kuartal kedua tahun ini. Hal ini mencerminkan Islamofobia yang berkembang didorong oleh partai-partai politik sayap kanan.

Kementerian Dalam Negeri menyebutkan, sedikitnya 16 Muslim menderita luka-luka dalam kekerasan Islamofobia antara bulan April dan Juni tahun 2017, jumlah korban Muslim serta insiden kekerasan ini meningkat dari dua insiden di kuartal pertama.

Pada kuartal kedua, Polisi Jerman mencatat 192 kejahatan kebencian terhadap umat Islam, termasuk penghinaan, ancaman, kekerasan dan serangan terhadap Masjid.

Negara ini telah menyaksikan berkembangnya Islamofobia dan kebencian terhadap para imigran dalam beberapa tahun terakhir yang dipicu oleh propaganda dari partai-partai populis dan sayap kanan yang telah mengeksploitasi kekhawatiran akan krisis pengungsi dan terorisme.

(Panjimas.com)

%d blogger menyukai ini: