Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengeluarkan perintah eksekutif larangan masuk warga dari 6 negara berpenduduk mayoritas Muslim pada Senin kemarin, setelah upaya sebelumnya telah dibatalkan Pengadilan Federal AS.

Perintah eksekutif baru larangan masuk hanya merevisi dan menghapus Irak dari daftar yang sebelumnya dikeluarkan Trump pada Januari silam. Peraturan ini akan berlaku dari tanggal 16 Maret selama 90 hari kedepan terhadap pemohon visa baru dari warga negara Iran, Libya, Suriah, Somalia, Sudan dan Yaman.

Sejak musim kampanye pemilihan Presiden AS pada 8 November 2016 kemarin, Donald Trump telah berulang kali melontarkan niatnya untuk melarang warga Muslim memasuki Amerika Serikat.

Hanya berselang 5 hari dari inagurasinya, Trump segera mengeluarkan perintah eksekutif meskipun ditangguhkan oleh hakim federal AS karena dianggap bias dan tidak mendetail.

(Eramuslim.com)

%d blogger menyukai ini: