Seorang anak Palestina mengalami kondisi kritis terparah setelah ditembak oleh tentara Israel dengan lebih dari 100 pecahan peluru bersarang di kepalanya. Abdul Rahman Yasser Shteiwi, berusia 10 tahun, ditembak tepat di kepalanya oleh pasukan pendudukan Israel di Desa Kafr Qaddum, Tepi Barat, Palestina.

Para dokter yang mengoperasi bocah lelaki tersebut di Rumah Sakit Rafidia di Nablus mengatakan kepada Gerakan Solidaritas Internasional atau ISM bahwa peluru yang ditembakkan ke arah Abdul Rahman adalah peluru tajam.

Abdul rahman mengatakan bahwa anak tersebut mengalami cedera tembus di lobus frontal di sisi kanan. Cedera itu parah dan ada lebih dari 100 pecahan peluru. Hal ini diungkapkan Othman, kepala bedah rumah sakit kepada Middle East Monitor, Senin kemarin.

Othman mengatakan bahwa peluru yang ditembakkan kepada Abdul bukan peluru karet sehingga pecah menjadi beberapa bagian di dalam kepala.  Othman menambahkan  bahwa Cedera tersebut adalah cedera otak traumatis yang parah. Dia dalam kondisi kritis dan ada banyak darah di otaknya.(Moslemtoday/Adin)

%d blogger menyukai ini: