Terkait merebaknya daging kerbau asal India di masyarakat, Perum Bulog meminta Majelis Ulama Indonesia untuk segera melakukan sertifikasi kehalalannya.

Wakil Direktur LPPOM MUI, Oesmana Gunawan, mengatakan bahwa MUI saat ini dengan dalam proses konsultasi. Namun Oesmana belum mau memastikan kapan MUI akan berangkat ke India untuk melakukan sertifikasi. Hal tersebut sebagaimana dikatakan Oesmana pada hari Selasa (04/07/2017) lalu.

Oesmana menjelaskan bahwa prosedur yang mesti dilalui untuk sertifikasi tidaklah sulit. Pertama-tama negara importir mesti daftarkan produk daging kerbaunya ke MUI, lalu MUI akan melihat bagaimana cara mereka menyembelih. Dan setelah itu baru dilaporkan ke komisi fatwa dan disertifikasi oleh MUI.

(Eramuslim.com)

%d blogger menyukai ini: