CEO Facebook Mark Zuckenberg dilaporkan bertemu dengan Direktur Eksekutif Advokat Hak-hak Muslim Farhana Khera di rumahnya pada Senin malam lalu. Dalam pertemuan di rumah sang pendiri Facebook, hadir pula beberapa pimpinan Advokat Muslim lainnya dan pejabat senior Facebook.

Mereka bertemu untuk membahas upaya untuk menghapus ujaran kebencian anti-Muslim dari jejaring sosial media tersebut. Advokat Muslim telah bekerja selama bertahun-tahun untuk mendesak Facebook agar menghapus konten kebencian anti-Muslim dari platform tersebut. Muslim Advocates (edvokets) juga memimpin upaya tersebut bersama dengan kelompok-kelompok hak sipil lainnya, untuk menuntut perusahaan ini melakukan audit hak-hak sipil.

Sebelum pertemuan dilakukan, Khera sempat mengungkapkan soal harapannya dari pertemuan tersebut. Khera mengatakan, Facebook memiliki masalah anti-Muslim. Menurutnya, sudah terlalu lama Zuckenberg membiarkan aktor-aktor jahat menggunakan platformnya untuk merendahkan martabat umat Muslim. Sehingga, mengakibatkan terjadinya pembunuhan dan serangan yang menargetkan komunitas Muslim di Amerika dan seluruh dunia. Hal ini sebagaimana dilansir di laman resmi Muslim Advocates, Kamis kemarin.

Sementara itu, menurut Khera, Facebook mengatakan bahwa mereka telah berhasil mengidentifikasi dan menghapus 99 persen dari propaganda terkait ISIS dan 99 persen dari materi eksploitasi anak sebelum mereka terlihat di platform. Ia mengatakan, Facebook memiliki pengetahuan untuk menghapus konten yang berbahaya dan tidak menyenangkan. Kini, upaya yang sama harus dilakukan untuk mengkounter semua propaganda negatif yang merugikan islam dan kaum muslim. (Republika/Adin)

%d blogger menyukai ini: