Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Pusat, Zainut Tauhid merasa khawatir dengan munculnya kembali kasus prostitusi daring atau online yang melibatkan para artis dan model. Karena, menurut Zainut, perilaku penyimpang publik figur itu dapat menular ke semua kalangan.

Apalagi melalui fasilitas media sosial yang sekarang ini mudah sekali diakses oleh siapa saja. Maka dikhawatirkan bisnis prostitusi ini akan semakin mewabah ke semua kalangan.

Dia mengatakan, motif prostitusi tidak berlatar belakang ekonomi semata, tetapi yang pasti praktik prostitusi merupakan bentuk penyimpangan sosial yang harus diatasi.Di samping hal tersebut merupakan penyakit masyarakat juga dilarang agama.

Zainutmengapreasi Kapolda Jawa Timur Irjen Polisi Luki Hermawan yang belum lama ini berhasil mengungkap jaringan prostitusi daring yang melibatkan para artis dan model.Menurut dia, langkah kepolisian dalam menangani kasus tersebut sudah tepat.

Selain melalui penegakan hukum, tambah dia, upaya yang bisa dilakukan pemerintah adalah melalui proses penyadaran sebagai langkah preventif.Karena itu, kata dia, MUI mengajak seluruh pihak terus memberikan penyadaran kepada masyarakat agar menghidari perilaku menyimpang itu.

(khazanah.republika)

%d blogger menyukai ini: