Setelah poster yang melarang ummat Islam menggunakan pengeras suara di Masjid muncul di desa Jianagla, pamflet yang bernada serupa juga ditemukan di dua masjid di kota. Surat itu juga berisi ancaman tidak akan mengizinkan warga untuk shalat di masjid. Di surat itu mengaku ditandatangani oleh ‘semua orang Hindu’.

Pesan di pamflet itu bertuliskan ancaman supaya tidak menggunakan pengeras suara untuk panggilan shalat atau adzan. Di dalam famplet tersebut juga ada ancaman akan melarang muslim mendirikan shalat di masjid jika tidak diindahkan.

Inspektur Polisi kota Sameer Saurabh, mengatakan bahwa pihaknya menerima pengaduan terkait famlpet yang disimpan di masjid tersebut. Ia mengatakan bahwa pihaknya sedang berupaya untuk menangkap pelaku.

Poster-poster ancaman itu muncul beberapa hari setelah Partai Hindu memenangkan suara mayoritas di negara bagian di India.

(Arrahmah.com)

%d blogger menyukai ini: