Baru-baru ini beredar informasi lowongan pekerjaan yang mengatasnamakan Outlet Kampoeng Roti di jawa timur. Dalam salah satu poin persyaratan bagi pelamar, disebutkan bahwa karyawan harus melepas hijabnya saat bekerja. Syarat yang kontroversial itu pun menuai kecaman.

Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur Ustaz Ainul Yaqin, menuturkan, kejadian itu bermula dari laporan masyarakat kepada MUI Jatim.

Warga mengadu ke MUI karena adanya brosur lowongan pekerjaan yang meresahkan tersebut.

Ustadz Ainul pun mengirim pesan di Facebook resmi Kampoeng Roti guna meminta klarifikasi. Kemudian, pihak Kampoeng Roti menelepon Ustadz Ainul.

Pihak Kampoeng Roti pun menyatakan permintaan maaf dengan alasan itu terjadi karena adanya keteledoran stafnya. Ustadz Ainul mengatakan bahwa apa yang dilakukan pihak Kampoeng Roti jelas keliru. Menurutnya, melakukan hal tersebut di negeri dengan penduduk Muslim terbesar adalah hal yang tak patut. Hal ini sebagaimana diungkapkan  Ustadz Ainul kepada hidayatullah.com di Jakarta, Senin kemarin.

Sebagaimana diketahui, pada info lowongan kerja mengatasnamakan Kampoeng Roti tersebut, dari sepuluh syarat yang dicantumkan, pada poin ketujuh ditegaskan agar jika wanita bersedia untuk tidak berjihab selama jam kerja. Syarat tersebut tentu bertentangan ajaran umat Islam yang mewajibkan wanita mengenakan jilbab saat keluar rumah.

MUI Jatim berharap agar kejadian serupa tak terulang kembali ke depannya. (Hidayatullah/Adin)

%d blogger menyukai ini: