Berada di bawah blokade Zionis “Israel” membuat mayoritas warga Palestina yang tinggal di Jalur Gaza tidak dapat membeli hewan Qurban untuk merayakan Idul Adha tahun ini. Ali, sorang petugas polisi berusia 49 tahun, mengaku malu karena tahun ini dia tidak bisa membeli hewan Qurban untuk disembelih saat Idul Adha. Hal ini sebagaimana dikatakan Ali dilansir Daily Sabah pada Sabtu kemarin.

Selain itu, Ali mengaku bahwa lima bulan lalu, Otoritas Palestina telah memotong setengah gaji bulanannya sehingga dia tidak mampu membeli domba

Jalur Gaza telah berada di bawah blokade Zionis “Israel” sejak tahun 2007, yang melumpuhkan dan menghancurkan perekonomian daerah tersebut. Blokade ini juga membuat tingkat pengangguran dan kemiskinan di Jalur Gaza semakin meningkat.

Menurut Bank Dunia, tingkat pengangguran di Gaza sekarang berjumlah lebih dari 50 persen penduduk, di mana lebih dari 70 persennya adalah kaum muda Gaza. Mayoritas penduduk Gaza, yang berjumlah 2 juta orang, bergantung kepada dana bantuan dari Organisasi PBB untuk Pengungsi Palestina.

Menurut Institut Penelitian Kebijakan Ekonomi Palestina, upah bulanan rata-rata di Jalur Gaza adalah sekitar 330 dolar amerika. Akibatnya, hanya sedikit warga Gaza yang mampu membeli hewan Qurban untuk merayakan Idul Adha. (Arrahmah/Adin)

%d blogger menyukai ini: