Hasil revisi perintah eksekutif Donald Trump tentang larangan imigran kembali dibekukan. Keputusan itu dikeluarkan oleh hakim federal di Hawaii, hanya beberapa jam sebelum aturan tersebut resmi berlaku.

Dalam putusan setebal 43 halaman itu, Hakim Distrik Derrick Watson menyimpulkan secara sah dan meyakinkan bahwa perintah eksekutif Trump gagal melewati proses peninjauan hukum di tahap ini. Ia juga berpendapat bahwa perintah tersebut bentuk diskriminasi terhadap Muslim dan melanggar Konstitusi Amerika Serikat.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengecam putusan Hakim Derrick Watson tersebut. Trump mengatakan bahwa dengan adanya pembekuan tersebut, Amerika Serikat terlihat lemah. Ia bahkan menuding bahwa hakim telah mengeluarkan putusan di luar wewenangnya.

Sedianya larangan imigran ini akan berlaku pada hari Kamis kemarin. Namun, beberapa jam sebelum resmi berlaku, hakim federal Hawaii justru membekukan larangan tersebut.

(Kiblat.net)

%d blogger menyukai ini: