Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau, kini terus menggencarkan program ATM beras. Program ini digulirkan untuk membantu keluarga miskin dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok mereka.

Ketua Baznas Provinsi Riau, Yurnal Edward mengungkapkan bahwa ATM beras adalah alat yang memudahkan bagi mustahik konsumtif untuk mengambil beras secara langsung sesuai kebutuhan masing-masing mustahik yang ditempatkan di masjid-masjid.

Menurut Yurnal, penempatan ATM Beras di masjid-masjid lebih dimaksudkan saat mustahik mengambil kebutuhan beras itu mereka diharapkan juga memakmurkan masjid dengan shalat di sana. Ia menyebutkan, jika keluarga terkait mendekatkan diri pada Allah dengan shalat di masjid, diyakini mereka pun akan terbentengi, karena shalat mencegah perbuatan keji dan mungkar.

Sedangkan jumlah stok beras disimpan di ATM beras sangat tergantung dengan jumlah mustahik konsumtif yang sebelumnya tentu sesuai pemetaan yang dilakukan oleh Baznas. Namun ia menjelaskan bahwa kapasitas muat ATM beras sebanyak 250 kilogram.

Yurnal menjelaskan pertama kali peluncuran ATM beras oleh Baznas Provinsi Riau pada tahun 2018 di Masjid Raudhatul Sholihin di Pekanbaru. Kini ATM beras sudah dibuka di sejumlah masjid di Kabupaten Rokan Hulu, dan Kabupaten Siak.

Menurutnya, ATM ini bisa digunakan keluarga miskin yang menerima cukup dengan menempelkan kartu ATM, maka akan dapat mengambil beras sesuai dengan kebutuhan mereka setiap bulan. ATM ini membantu keluarga miskin tidak akan kekurangan pangan. (Khazanah.Republika/Adin)