Kamis, 10 Safar 1438 H / 10 November 2016

PALESTINA – Badan Wakaf Al-Quds dan Urusan Masjid Al-Aqsha menegaskan, pihaknya melihat sangat berbahaya statemen anggota parlemen Israel Knesset dalam konferensi parlemen yang ingin mengubah status masjid Al-Aqsha yang berlaku sejak 1967.

Badan Wakaf Palestina ini menjelaskan dalam pernyataannya yang diterima Pusat Informasi Palestina bahwa Israel nekad melakukan tindakan yang mengancam masjid Al-Aqsha karena ini menjadi akidah bagi 1,7 milyar muslim dunia.

Badan Wakaf menuding pemerintah Israel bertanggungjawab atas statemen yang disampaikan oleh anggota Knesset Israel ini yang menyerukan agar mengubah status quo bersejarah dan hukum di masjid Al-Aqsha sebagai provokasi langsung terhadap masjid Al-Aqsha dan para penjaganya. Bisa jadi statemen ini akan berimbas kepada implikasi yang berbahaya.

Badan Wakaf mengajak lembaga-lembaga PBB seluruhnya bertanggungjawab dan mengambil langkah semestinya untuk menghindarkan pasukan Israel melakukan tindakan permusuhannya terhadap tempat suci Islam di Al-Quds dan menghukum mereka atas pelanggaran-pelanggaran mereka serta memaksa Israel menerapkan semua resolusi internasional terkait Al-Quds dan tempat suci Islam dan Kristen

(Melayu.palinfo.com_Salamfm_Adin)

%d blogger menyukai ini: