Badan pengungsi PBB berencana melakukan negosiasi dengan sejumlah negara Barat, termasuk Amerika Serikat, agar bersedia menampung sekitar seribu pengungsi minoritas Muslim Rohingya di negara mereka.

Perwakilan Badang Pengungsi PBB Bangladesh, Shinji Kubo, mengatakan pihaknya telah meminta izin pemerintah Bangladesh agar bisa melakukan negosiasi tersebut.

Kubo mengatakan bahwa  institusinya akan terus memprioritaskan penempatan sejumlah pengungsi yang membutuhkan bantuan, meski penolakan datang dari negara-negara tersebut.

Setidaknya  ada seribu  pengungsi Rohingya yang telah dikategorikan prioritas dengan alasan kesehatan.

Selain itu, sejumlah pengungsi ini juga memiliki anggota keluarga di luar negeri.

Sementara itu, sentimen anti-imigran tengah mendera sejumlah negara Barat. Mereka khawatir kehadiran pengungsi akan memengaruhi bahkan mengancam keamanan mereka, khususnya dalam konteks bahaya terorisme.

Masalah ekonomi juga tidak lepas dari alasan sejumlah negara Barat ini enggan menerima pengungsi.

(Islampos.com)

%d blogger menyukai ini: