Anggota Komisi 4 DPR RI Hermanto  menyatakan bahwa Label jaminan halal bisa melindungi bangsa dari serbuan produk pangan olahan impor yang mengganggu kesehatan dan nilai budaya. Karena itu, Hermanto menegaskan upaya menghapus kewajiban sertifikasi halal pada produk pangan harus ditolak.

Hermanto menilai, mengonsumsi makanan dan minuman yang halal dan baik merupakan nilai budaya bangsa Indonesia. Menurutnya, Bangsa Indonesia biasa mengkonsumsi pangan yang mencukupi kebutuhan tubuh, menyehatkan raga dan menghadirkan ketenangan jiwa. Legislator dari dapil Sumatera Barat 1 ini mengatakan, di dalam label halal terkandung spirit halalan thayyiban.

Ia menjelaskan bahwa halal merupakan aspek nilai. Ketika pangan dikonsumsi, selain mencukupi kebutuhan tubuh, juga menghadirkan ketenangan batin. Sedangkan thayyiban atau baik adalah aspek kesehatan. Sehingga, pangan yang dikonsumsi harus menyehatkan tubuh.

Sebelumnya sebagaimana diketahui, wacana penghapusan kewajiban sertifikasi halal tentang Jaminan Produk Halal sempat meluas seiring pembahasan Omnibus Law Rancangan Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja.

Dalam draf RUU ini yang beredar dan dikabarkan banyak media sempat disebut-sebut akan ada regulasi yang menghapus aturan kewajiban sertifikasi halal pada Undang-Undang jaminan produk halal. (Hidayatullah/Adin)