Seorang pria di Liverpool yang membuat video ancaman untuk membunuh Muslim dengan granat dan golok dijatuhi hukuman 20 tahun penjara.

Ancaman itu dia unggah sehari setelah serangan di London Bridge yang menewaskan delapan orang.

Melalui videonya pada Senin (30/10/2017) kemarin, Pria bernama Paul Hepplestall asal Liverpool, berpose dengan golok besar dan granat di mana dia memberikan rincian secara eksplisit bagaimana cara membunuh orang-orang Muslim.

Dalam sidang di Pengadilan Crown di Liverpool, Paul mengakui salah satu tuduhan, yakni melakukan komunikasi berbahaya.

Di pengadilan itu juga terungkap bahwa dia membuat ancaman pembunuhan terhadap keluarga Muslim di Merseyside, Bristol, Newcastle, Skotlandia dan komunitas Yaman di Inggris.

(arrahmah.com)

%d blogger menyukai ini: