Anadolu melaporkan bahwa korban dari serangan udara mematikan oleh pasukan koalisi salibis pimpinan Amerika Serikat yang telah menghancurkan sebuah Masjid di kota Aleppo, sebagian besar adalah anggota Jamaah Tabligh.

Pada Kamis (16/3) lalu, sebuah jet tempur Amerika Serikat menyerang Masjid di dekat desa Al-Jinah, barat kota Aleppo, membunuh sebanyak 58 orang.

Amerika Serikat tidak mau mengakui serangannya telah menghantam Masjid dan meninggalkan puluhan korban sipil tewas, namun mengklaim bahwa mereka menargetkan pertemuan para anggota Al-Qaeda yang berlokasi di seberang Masjid.

Namun, Anadolu mengutip sumber-sumber di tempat kejadian, menyatakan bahwa sebagian besar dari korban adalah anggota Jamaah Tabligh.

Juru bicara pemerintah Turki, Numan Kurtulmus menggambarkan serangan terhadap Masjid di dekat desa Al-Jinah sebagai kejahatan perang, juga menyatakan kecaman atas insiden tersebut.

(Arrahmah.com)

%d blogger menyukai ini: