Amerika Serikat resmi mengakhiri larangan masuknya pengungsi dari 11 negara yang dianggap beresiko. 10 di antaranya adalah negara dengan mayoritas penduduk Muslim seperti Mesir, Iran, Irak, Libya, Mali, Somalia, Sudan Selatan, Sudan, Suriah dan Yaman serta Korea Utara.

Sebelumnya larangan masuk ini diberlakukan Trump pada bulan Oktober 2017 lalu. Dan sebagai gantinya, Amerika Serikat menerapkan peraturan dan pengamanan lebih ketat bagi siapapun yang hendak masuk ke negara adi daya tersebut.

Sekretaris Keamanan Dalam Negeri Kirstjen Nielsen menjelaskan bahwa warga asing yang hendak masuk ke Amerika Serikat akan menjalani penilaian berbasis resiko sebelum diizinkan masuk.

Tercatat dalam tiga tahun terakhir ada lebih dari 40% pengungsi yang masuk ke Amerika Serikat berasal dari 11 negara yang dilarang Trump.

(eramuslim.com)