Setidaknya ada sekitar 18 ribu ibu hamil di antara para pengungsi Muslim Myanmar yang telah melarikan diri ke Bangladesh, kata Menteri Kesehatan Bangladesh, Mohammed Nasim.

Hal ini diungkapkannya pada saat konferensi pers di Dhaka pada hari Kamis (21/09/2017) yang lalu.

Perawat dan bidan telah membantu proses melahirkan normal 173 bayi di kamp kesehatan. Pemerintah bekerja untuk memastikan perawatan yang tepat bagi para pengungsi perempuan etnis Rohingya yang memasuki masa-masa melahirkan.

(arrahmah.net)

%d blogger menyukai ini: