Bantul- Banjir dan longsor menjadi dampak utama hujan intesitas tinggi di Kabupaten Bantul Yogyakarta, sepanjang Ahad kemarin. Untuk membantu evakuasi, Aksi Cepat Tanggap DIY turut menerjunkan sejumlah Tim Disaster Emergency Response atau DER.

ACT DIY mencatat setidaknya banjir dan tanah longsor terjadi di 21 titik yang tersebar di 9 kecamatan. Arus banjir yang menggenangi jalan-jalan dan permukiman masyarakat disebut merupakan air luapan dari sungai.

Komandan DER-ACT DIY, Haedar mengatakan, sekitar 5 ribu warga Kabupaten Bantul sempat dievakuasi dari tempat tinggal mereka ke posko-posko pengungsian. Hingga Senin siang, sudah dua gelombang Tim DER-ACT DIY diterjunkan.

Salah satu personil Tim DER-ACT DIY, Tedjo menerangkan, Desa Wukirsari turut mengalami longsor yang berdampak rusaknya satu rumah. Selain itu, longsor merusak fasilitas umum dan jembatan.

Meski begitu, ia menambahkan, sepanjang Senin, banjir memang tampak surut dan beberapa warga sudah kembali ke rumah masing-masing. Tapi, mengingat hujan yang masih mungkin tejadi warga diminta tetap waspada. (republika/admin)

%d blogger menyukai ini: