Kantor Bupati Aceh Barat kini mulai menghidupkan suara pengajian setiap hari selama 20 menit sebelum tiba waktu shalat Zhuhur dan Ashar yang diputar menggunakan pengeras suara di setiap sudut kantor pemerintahan setempat.

Kepala Bagian Humas Setdakab Aceh Barat, Amril Nuthihar mengatakan bahwa, Pemasangan alat pengeras suara ini untuk mengingatkan aparatur sipil negara atau ASN sebagai tanda persiapan untuk melaksanakan shalat berjamaah ketika akan tiba waktu shalat.

Total alat pengeras suara yang dipasang tersebut berjumlah delapan titik yang tersebar di kompleks pusat pemerintahan setempat dan hanya khusus digunakan untuk melantunkan pengajian, serta sebagai sarana memberi informasi penting kepada aparatur negara yang bertugas.

Pemasangan alat ini juga bertujuan untuk meningkatkan syiar Islam di Aceh Barat, khususnya aparatur negara, agar lebih meningkatkan ibadah dalam melayani masyarakat, sekaligus menciptakan pelayanan yang Islami kepada masyarakat.

Bupati Aceh Barat Ramli MS menegaskan, seluruh aparatur sipil negara di kabupatennya yang beragama Islam wajib melaksanakan ibadah shalat Zhuhur dan ashar secara berjamaah di setiap mushala kantor atau masjid terdekat. Hal ini dimaksudkan agar ASN tidak meninggalkan ibadah saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dia juga memerintahkan setiap instansi pemerintah di Aceh Barat agar rutin melaksanakan kegiatan majelis taklim, dengan harapan mampu mendidik akhlak, etika, dan sikap aparatur negara agar semakin lebih baik dan agar terhindar dari tindakan yang tidak terpuji. (Republika/Adin)

 

 

%d blogger menyukai ini: