Hampir 4.000 warga sipil Irak telah tewas di Mosul Barat sejak pertengahan Februari ketika tentara Irak memulai kampanye luas untuk merebut daerah itu dari ISIS.

Brigadir Jenderal Angkatan Darat Turki Thaer Al-Mousawi mengatakan bahwa kamp-kamp pengungsi di dekatnya dan rumah sakit lapangan telah menerima lebih dari 22.000 penduduk Mosul yang terluka sejak dimulainya kampanye militer hampir enam pekan lalu.

Dalam hal kerusakan material, perwira tentara itu mengatakan bahwa lebih dari 10.000 rumah hunian di Mosul Barat telah dihancurkan selama periode yang sama.

Pada pertengahan Februari, pasukan darat Irak – yang didukung oleh kekuatan koalisi udara pimpinan Amerika Serikat – memulai operasi yang ditujukan untuk mengusir militan Daesh dari Mosul Barat, benteng terakhir kelompok itu di Irak utara.

(Arrahmah.com)

%d blogger menyukai ini: