Israel dilaporkan telah menggelar aksi pembongkaran lima rumah warga Palestina di sebelah timur Yerusalem yang diduduki.

Seorang perwakilan komunitas Badui Jabal al-Baba, Atallah Muzar’a, mengatakan bahwa petugas-Kementerian Administrasi sipil dan tentara Israel telah menyerbu daerah itu pada Ahad (15/10/2017) yang lalu. Mereka juga telah menyerahkan surat pembongkaran dan surat penangkapan kepada warga sipil Yerusalem, sebagaimana dilaporkan PIC.

Menurut Muzar’a, setidaknya 30 warga Palestina, termasuk wanita dan anak-anak terancam akan kehilangan rumah mereka jika surat pemberitahuan pembongkaran yang diberitahukan terjadi di lapangan.

Pihak berwenang Israel memerintahkan keluarga tersebut untuk mengevakuasi rumah mereka dalam waktu kurang dari seminggu. Pembongkaran rumah adalah salah satu taktik yang digunakan oleh otoritas pendudukan Israel sebagai bagian dari apa yang disebut proyek E1 yang bertujuan untuk menguasai lebih dari 1.200 hektar tanah

Sayangnya, pemerintah daerah Palestina di Yerusalem dan Tepi Barat yang diduduki justru mendukung perluasan pemukiman ilegal yang dikecam secara internasional.

(islampos.com)

%d blogger menyukai ini: